Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Ketua LHKP PWM Jawa Tengah : Jadikan Kerja Politik Sebagai Amal Usaha Muhammadiyah https://t.co/HnVNdyvX5J #kabarduabela
mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Temu Kader Muhammadiyah Karanganyar Dorong Kerja Dibidang Politik https://t.co/kBJVKrXFOP #kabarduabelas https://t.co/0G
kabarduabelas Ketua LHKP PWM Jawa Tengah : Jadikan Kerja Politik Sebagai Amal Usaha Muhammadiyah https://t.co/HnVNdyvX5Jhttps://t.co/UtVR5juR6C
kabarduabelas Temu Kader Muhammadiyah Karanganyar Dorong Kerja Dibidang Politik https://t.co/kBJVKrXFOP #kabarduabelas https://t.co/0GrFBlrvJ0
kabarduabelas Majelis Ekonomi PDA Karanganyar mengikuti Monev Pelaksanaan Program Kerja Majelis Ekonomi PDA se Solo Raya… https://t.co/3jxq3WR6tL

Facebook Fanpage

Facebook By Weblizar Powered By Weblizar
Berita Daerah

Launching Menara62.com, Arifin Asdad:Mengapa Saya Keluar Dari Detik.com?

Jakarta, Sabtu(24/12/2016) – Launching Menara62.com dan pelatihan jurnalistik memasuki hari ke 2. Sesi pertama pagi ini menghadirkan Arifin Asdad, pimpinan Kumparan.com dan mantan salah satu pengurus Detik.com.

Pada sesi ini ia menyampaikan materi tentang ‘Penulisan Berita Online Berbasis Teknologi Informasi’. Ia sharing pengalamannya dalam penggunaan teknologi untuk mendapatkan informasi.

Dalam sesi tanya jawab, sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar, Arif Surya, bertanya tentang mengapa ia keluar dari Detik.com dan beberapa hal tentang Kumparan.com.

“Mengapa Mas Arifin keluar dari Detik, untuk Kumparan.com berapa investasi dan BEP nya?”, tanya Arif Surya.

Arifin menjelaskan bahwa banyak media – media yang dibuat untuk kepentingan tertentu. Sehingga ia terpanggil untuk membuat media baru untuk mengimbangi fenomena itu termasuk banyaknya berita hoax.

“Postmetro, Piyungan dan lain – lain, mohon maaf, mereka tidak punya wartawan, comot sana comot sini”, tandasnya.

Berkaitan dengan investasi pembuatan portal news Kumparan.com ia menambahkan bahwa minimal Rp 30M. Ia pun yakin Kumparan.com nantinya tidak akan kalah dengan menara62.com.

Mengakhiri paparannya, sebelum sesi tanya jawab, ia berharap Menara62.com nantinya bisa lebih dari sekedar media tapi komunitas yaitu sebagai sarana komunikasi dan sarana koordinasi.

Launching dan pelatihan jurnalistik sendiri diselenggarakan di Auditorium KH Ahmad Dahlan Gedung Dakwah Muhammadiyah Jakarta selama 2 hari mulai Jumat hingga Sabtu (23 s.d 24 Desember). Kegiatan ini diikuti 60an perwakilan MPI seluruh Indonesia.(Oew)