TvMu Info

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

No tweets returned

Facebook Fanpage

Facebook By Weblizar Powered By Weblizar
Berita Daerah

Pengunjung Alun-alun Karanganyar Dikejutkan oleh Jasad Tergeletak di Pinggir Jalan

Keceriaan Minggu pagi di alun-alun Karanganyar sedikit berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Para pengunjung alun-alun dihebohkan dengan jasad di pinggir jalan yang ditutupi dengan mmt. Banyak pejalan kaki maupun pengendara sepeda dan sepeda motor yang menepi karena penasaran dengan apa yang sebenarnya sedabg terjadi. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 13 Nopember 2016 sekitar pukul 10.15 WIB tepatnya di perempatan sebelah timur kantor Bupati Kabupaten Karanganyar.

Tidak jauh dari jasad yang tertutup spanduk bekas (red: MMT) tadi terdapat sebuah “bendi” tanpa ada kuda penarik. Setelah meminta informasi kepada beberapa warga sekitar,ternyata jasad yang tertutup spanduk itu merupakan jasad seekor kuda penarik “bendi” yang sering beroperasi di alun-alun. Dalam waktu yang sama, tim KB12 berkesempatan bertemu dengan pemilik kuda tersebut yang sedang duduk bersama sang kusir di serambi gedung perkantoran yang terletak tidak jauh dengan tempat kejadian. Wisnu Setiawan selaku pemilik kuda mengatakan bahwa kuda yang ia miliki tersebut mati mendadak,ketika sedang menarik penumpang. “Pagi hari sebelum menuju ke alun-alun untuk beropersi, kuda yang mati tersebut tidak ada gejala maupun tanda-tanda sakit. Nafsu makannyapun juga baik. Bahkan sebelum terjatuh dan mati, pagi ini tadi kuda tersebut sudah sempat lima kali menarik penumpang”, ungkapnya. Wisnu menambahkan bahwa sesaat sebelum mati,kuda tersebut barjalan sempoyongan,dan seketika itu kusir memutuskan untuk menepi. Tidak lama setelah menepi,kuda terjatuh dan menghembuskan nafas terakhir di tempat tersebut. “Penumpang tidak mengalami luka-luka, bahkan ketika turun dari bendi,penumpang tidak mengalami syok”,tambahnya. Jasad kuda yang berusia tujuh tahun terebut rencananya akan dijemput dan ditumpangkan mobil pick-up menuju ke Bekonang untuk dikuburkan di dekat kandang. Atas kejadian tersebut kerugian yang dialami pemilik ditaksir sebesar 25 juta Rupiah.

Zona-KB12