TvMu Info

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

kabarduabelas Tasharuf Kurban Untuk Kemanusiaan Lazismu Daerah Karanganyar Diakhir Hari Tasyrik https://t.co/cEukd8x1uEhttps://t.co/4FZFoFs1jA
Agus_Purwadi RT @kabarduabelas: Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co
mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Sang “Tikus Putih” Pedakwah Muhammadiyah Dari Lereng Gunung Lawu https://t.co/ov6ph6Mc7U #kabarduabelas https://t.co/gha
mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co
kabarduabelas Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co/nmTNy7T663

Facebook Fanpage

Facebook By Weblizar Powered By Weblizar
Berita Daerah

Pelantikan PRM: Ketua PDM tegaskan ber-Muhammadiyah harus ikhlas

Karanganyar, Ahad (06/11/2016) – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar Drs. H. Muh Samsuri, M.Si menekankan pentingnya keikhlasan dalam ber-Muhammadiyah. Hal itu ia sampaikan ketika memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan ratusan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) dan Majelis Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo di Balai Desa Blulukan, Colomadu, pagi tadi.

Ketua PDM dua periode tersebut juga menambahkan bahwa rasa ikhlas merupakan ciri khas dalam gerakan Muhammadiyah. Selain itu, untuk memberikan bekal kepada Pimpinan Ranting yang telah dilantik, ia juga menyampaikan perkataan yang sering diucapkan oleh Buya Syafii Ma’arif, yaitu pembusukan ikan itu dimulai dari kepala yang akan menjalar keseluruh bagian tubuh yang lain, Untuk itu mati/hidup, maju/mundurnya warga Muhammadiyah sangat dipengaruhi oleh peran pimpinan-pimpinan ranting.

Pada kesempatan itu pula, ia pun memberikan ‘wejangan’ kepada Pimpinan Ranting Aisyiyah agar dapat mengoptimalkan perannya dalam dakwah sebagaimana bunyi Mars Aisyiyah.

“..kepada ibu-ibu pimpinan Asiyiyah diminta untuk dapat membangun keluarga-keluarga yang aamis dan menyenangakan, kurangi keresahan-keresahan keluarga dengan mengadakan kajian-kajian agama ibu-ibu Aisyiyah”, tuturnya.

Terakhir dalam sambutanya ketua PDM Karanganyar meminta agar Muhammadiyah menjadi cermin dan bentuk Islam yang sejuk, dinamis sehingga menjadi berkembang dan mengalami kemajuan. (OEW)